Mengenali Keunikan Wisata Kebun Raya Bogor

Post On: 23 June 2018
By:
In: Wisata
June 23, 2018

Kebun Raya Bogor memiliki luas 28,4 dan luas bangunan 14.892 hektare. Kebun ini merupakan kebun botani yang memiliki 15.000 jenis tanaman dari berbagai daerah. Di samping kebun terdapat berbagai tempat yang menjadi pusat keilmuan seperti Herbarium, Bogoriense, Museum Zoologi Bogor dan Pustaka.

Kebun ini awalnya hutan buatan yang berfungsi menjaga kelestarian lingkungan sebagai tempat memelihara jenis kayu langka. Dibangun pada zaman kerajaan Sunda yang dipimpin Prabu Siliwangi. Ketika kerajaan Sunda ditakhlukkan oleh Belanda, sang Gubernur Jendral Belanda yaitu Van Der Capellen membangun tempat istirahat disini pada abad pertengahan 18.

Kemudian saat Inggris datang ke Indonesia, Jendral Thomas Stamord Raffles tinggal di istana Bogor. Ia berminat mengembangkan halaman istana Bogor menjadi sebuah kebun cantik. Lalu, dengan bantuan ahli botani dirubahlah halaman tersebut menjadi kebun dengan gaya Inggris klasik hingga sekarang. Disana terdapat monumen yang didirikan khusus untuk mengenang istri Jendral Raffles, meninggal di Batavia karena sakit.

Seorang ahli biologi Abner menulis surat kepada Gubernur Van Der Capellen. Bahwa ia menginginkan sebidang tanah untuk dijadikan kebun sebagai tempat tanaman yang berguna untuk pendidikan guru dan koleksi tumbuhan bagi perkembangan kebun-kebun lainnya. Disinlah lahir ide pembuatan Kebun Raya Bogor.

Seiring perkembangan zaman kebun raya di Bogor mengalami berbagai perubahan dan perkembangan yang menjadikan kebun ini semakin baik dengan inovasi dan kreasi dari para ahli pengurusnya. Walaupun sering berganti pengurus tidak mengurangi fungsi dari kebun raya tersebut. Pada tanggal 30 Mei 1868 kebun tersebut terpisah secara resmi pengurusannya dengan halaman Istana Bogor.

Pembuatan catalog lengkap dengan spesifikasi dari tiap-tiap tanaman telah digiatkan oleh tokoh-tokoh pengurus dari Belanda. Demi menambah daftar dan sejarah keilmuwan tentang tanaman. Baik dari berbagai wilayah di Indonesia maupun luar negeri.

Kebun Raya Bogor memiliki nama yang berbeda-beda sesuai perkembangan sejarahnya. Seperti Tanah Plantentiun, Syokubutzuer (sebutan di zaman Jepang), Taman Botais Buitenzorg, Kebun Raya Indonesia, Kebun Gede, dan Kebun Jodoh. Di kebun raya ini kita bisa menjumpai jenis-jenis tanaman yang dilindungi dan dikembangbiakkan seperti Bunga Raflesia maupun tanaman lainnya. Terdapat pula tugu peringatan reinwardt yang dibangun pada Mei 2006 oleh Duta Besar jerman dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk peringatan 189 tahun berdirinya kebun ini.

Kebun tersebut dibuka untuk umum pada hari libur saja, daftar tiket masuk untuk dewasa Rp14.000; Wisatawan asing Rp25.000; Kendaraan keliling roda 4 Rp. 30.000; Parkir roda 2 Rp5000; Sepeda keliling Rp5000. Tiket masuk terdapat asuransi dari jasa raharja yang di distribusikan oleh pemkot dan museum zoologi. Pada hari libur semua jenis kendaraan dilarang memasuki area kebun.

Comments

comments

Tags: , , , ,

Related to Mengenali Keunikan Wisata Kebun Raya Bogor